Persebaya Putus Kontrak Djadjang Nurdjaman

Djadjang Nurdjaman

Persebaya Surabaya gagal memetik poin penuh. Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Bajul Ijo ditahan imbang Madura United dengan skor 2-2 dalam pertandingan yang digelar pada Sabtu, 10 Agustus 2019. Hasil minor ini membuat Djadjang Nurdjaman tak lagi menjabat sebagai pelatih Persebaya Surabaya.

Laskar Sappe Kerrab sukses menahan imbang sang tuan rumah. Mereka bahkan dua kali unggul lebih dahulu sebelum dua pemain Persebaya Surabaya mencetak gol penyama kedudukan. Dua gol Madura United yang membuat kepala Djadjang Nurdjaman pusing.

Hasil minor ini membuat Bonek – penggemar Persebaya – geram. Lewat akun media sosial Twitter, mereka menumpahkan amarahnya. Menggunakan tagar #DjanurOut, Bonek menumpahkan keluh kesahnya.

Kegeraman Bonek ini membuat tagar #DjanurOut hingga pukul 19:11 WIB masih berada dalam trending topic Twitter. Tagar ini berada di bawah tagar Bernardo.

Mereka, Bonek ingin manajemen Persebaya Surabaya melakukan evaluasi total sebelum putaran kedua dimulai. Masih ada lima pertandingan lagi sebelum putaran pertama usai dan manajemen Persebaya Surabaya bisa melakukan evaluasi.

Mayoritas dari mereka kesal lantaran dalam beberapa pertandingan terakhir, klub idola mereka terlalu sering meraih hasil imbang. Padahal, mereka bermain di kandang sendiri. Salah satunya kala ditahan imbang Barito Putera.

Dalam enam hasil imbang yang mereka peroleh, lima di antaranya mereka dapatkan saat bermain di kandang sendiri. Satu-satunya hasil imbang di markas lawan yang didapat yakni kala ditahan imbang Semen Padang FC, klub yang belum meraih kemenangan di Liga 1 2019.

Penampilan Persebaya Surabaya di Liga 1 2019 memang tak bagus. Dalam 13 pertandingan, mereka hanya mampu meraih empat kali kemenangan, enam kali hasil imbang, dan tiga kali kalah. Bahkan, dalam tiga pertandingan awal Liga 1 2019, Persebaya tak pernah meraih kemenangan dengan sekali kalah dan dua kali imbang.

Persebaya Putus Kontrak Djadjang Nurdjaman

Manajemen Persebaya Surabaya akhirnya memutuskan untuk memberhentikan pelatih mereka, Djadjang Nurdjaman. Keputusan ini muncul tak lama setelah Persebaya ditahan imbang Madura United dengan skor 2-2, Sabtu, 10 Agustus 2019.

Lewat rilis resmi mereka, manajemen Bajul Ijo menyebutkan telah memberikan banyak kesempatan kepada mantan pelatih Persib Bandung tersebut. Sayangnya, kesempatan yang diberikan tak mampu dimanfaatkan oleh pelatih yang membawa Persib Bandung ke tangga juara Liga Indonesia 2014 tersebut.

“Evaluasi ini sudah disampaikan beberapa laga sebelumnya. Tapi, kami memberikan kesempatan kepada pelatih untuk memperbaiki performa tim. Dan, ternyata kami tak kunjung meraih hasil memuaskan,” ujar Candra Wahyudi, Manajer Persebaya Surabaya.

Penampilan Persebaya Surabaya di Liga 1 2019 memang tak bagus. Dalam 13 pertandingan, mereka hanya mampu meraih empat kali kemenangan, enam kali hasil imbang, dan tiga kali kalah. Parahnya, dari enam hasil imbang tersebut, lima hasil imbang didapat saat bermain di hadapan pendukung mereka sendiri, Bonek.

Djanur didatangkan oleh manajemen Persebaya Surabaya pada pertengahan Liga 1 2018. Ia mampu mendongkrak posisi Bajul Ijo di tabel klasemen Liga 1 2018 setelah sempat terpuruk kala Bajul Ijo masih dilatih oleh Angel Alfredo Vera. Bahkan, Bajul Ijo mampu finis di peringkat kelima Liga 1 2018.

Atas capaian apik tersebut, manajemen Persebaya Surabaya memberikan penghormatan setinggi-tingginya. Untuk saat ini, Bejo Sugiantoro akan menjadi karteker sembari manajemen Persebaya Surabaya mencari pelatih baru.

Post a Comment

0 Comments